Langsung ke isi

Tak Lagi Istimewa

27 Oktober 2011

Kala itu kurasa gemuruh gairah menggetarkan seluruh sendi rangsangku.. Aura erotis menggelinjang menembus tebalnya benteng keimanan..

Kau pernah menggerayangi hatiku.. Membuat dengus nafas tertahan kenikmatan.. Wangi tubuhmu memacu adrenalin untuk merampas jantung kehormatan yang tersisa..

Panas.. Ya, panas terasa ketika berfantasi bersenggama di padang tandus denganmu..

Tapi tak bisa kurasa lagi aroma itu. Perlahan tapi pasti, puncak kenikmatan yg pernah aku rasa kau bagi dengan orang lain..

Aku termenung meratapi sisa-sisa wewangian yang turut serta pergi..

Namun itu dulu.. Kini aura itu tak lebih hanya rayuan sepintas yang kutengok pun tidak.. Kau tak lagi istimewa..

Menteng, 27 Oktober 2011

Fadly Molana

From → Syair

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 259 pengikut lainnya.